site hit counter

Untuk Proses Evakuasi Lion Air JT610, Presiden Jokowi Perintahkan Personel Gabungan Bekerja 24 Jam

Untuk Proses Evakuasi Lion Air JT610, Presiden Jokowi Perintahkan Personel Gabungan Bekerja 24 Jam

Untuk Proses Evakuasi Lion Air JT610, Presiden Jokowi Perintahkan Personel Gabungan Bekerja 24 Jam – Presiden Widodo perintahkan personil.

LAMBE.news – Usai mengunjungi keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 dengan rute penerbangan Jakarta-Pangkalpinang, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan perintah terbuka bagi Badan SAR Nasional (Basarnas).

Presiden Joko Widodo memberi perintah untuk melakukan pencarian di perairan Tanjung Karawang, tempat jatuhnya Lion Air JT610 selama 24 jam nonstop.

“Saya perintahkan malam ini untuk bekerja 24 melakukan pencarian, dengan tambahan lampu sebanyak-banyaknya supaya mempercepat pencarian,” ungkap Jokowi di Crisis Center VVIP Room 1B Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Baca juga: Antonio Conte Keluar dari Daftar Calon Pelatih Anyar Real Madrid

Tak hanya itu, menurutnya pemerintah juga mengerahkan personil gabungan untuk proses evakuasi bongkahan pesawat Lion Air JT610 dan penumpang kecelakaan tersebut, mulai dari Badan SAR Nasional (Basarnas), Kepolisian, TNI, dan Kementerian Perhubungan.

15 kapal turut dikirimkan untuk mengakomodasi proses pencarian dan penyelamatan malam hari.

“Tadi pagi sudah saya perintahkan, saya kerahkan dari Basarnas, dari TNI, dari Polri, dari Kementrian Perhubungan, serta tambahan kapal, ada kurang lebih 15 kapal yang saya perintahkan malam ini untuk bekerja,” tuturnya.

Mengingat titik koordinat jatuhnya pesawat sudah diketahui, Jokowi pun berharap dalam waktu 24 jam ini tim penyelamatan bisa segera menemukan badan pesawat dan seluruh penumpang di dalamnya.

“Saat ini belum ditemukan meskipun lokasinya sudah diketahui dan kita harapkan nantinya apabila mendapatkan informasi-informasi dari lapangan dapat disampikan secara langsung, secara rutin, oleh Basarnas maupun Menteri Perhubungan (kepada keluarga korban dan awak media).”

“Kami semua tahu perasaan para keluarga penumpang yang menunggu informasi, yang menanti kabar, terutama dari Basarnas,” ujarnya.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT610 penerbangan Jakarta-Pangkalpinang dikabarkan hilang kontak saat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hattapukul 06.10 WIB pagi kemarin.

Sedianya, pesawat tersebut tiba di Bandara Depati Amir pukul 07.20 WIB.

Namun baru dua menit mengudara, sang pilot meminta RTB (Return to Base) dan hilang di menit ke-13 penerbangan.

Informasi terkini, Tim Basarnas yang ditugaskan untuk mencari korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 telah berhasil mendapatkan 25 kantong jenazah.

Sebelumnya, pihak Basarnas juga telah menemukan beberapa barang-barang yang diduga milik penumpang serta serpihan pesawat Lion Air JT610. (*)

Untuk Proses Evakuasi Lion Air JT610, Presiden Jokowi Perintahkan Personel Gabungan Bekerja 24 Jam

Please follow and like us:



GOJERK LIGA 1 INDONESIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *